BKAD Kebasen Banyumas Tempat Pembelajaran yang Lengkap

kantor bkad kebasen banyumas

Kamis 9 Maret 2017, memenuhi undangan dari Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Kebasen, Banyumas. Sesampainya di kantor yang berada di seberang Puskesmas Kebasen, langsung disambut oleh ketuanya, Kikis Kirwono.

kantor bkad kebasen banyumas

Sembari menikmati seduhan Tukang Kopi Panggilan dan jajanan dari warung mitra usaha BKAD,  Kikis mulai bercerita banyak tentang BKAD Kebasen dan Kawasan Ekonomi di sekitar kantornya.

Seperti yang sudah dijelaskan di tulisan sebelumnya, kawasan ekonomi Kebasen terbentuk karena adanya Puskesmas Rawat Inap Kebasen.

kantor bkad kebasen banyumas

Kantor BKAD yang berada persis di seberang Puskesmas, merasa perlu juga untuk bermitra usaha dengan beberapa pedagang. Ada penjual gado-gado dan lotek, bakso dan bubur ayam, dan warung 24 jam Mekarsari, menempati areal kantor BKAD Kebasen. Ditata dengan konsep foodcourt.

Kata “merasa perlu” pada paragraf di atas bukan tanpa alasan. Karena lembaga yang dibentuk pada tahun 2009 ini memang mengemban tugas untuk mengembangkan jaringan kemitraan dan pemberdayaan bagi kesejahteraan masyarakat Kebasen (http://bkad.or.id/visi-dan-misi-2/).

Berdasar misi tersebut, selain menjalankan usaha untuk menopang operasional, BKAD Kebasen sendiri mencoba untuk memanfaatkan kantornya sebagai tempat pembelajaran.

greenhouse dan bioflok bkad kebasen banyumas

Sebagian halaman belakang kantor BKAD Kebasen dimanfaatkan untuk green house. Saat di sana, trubus tanaman terong sudah terlihat bermunculan di ratusan polibag. Samping deretan tanaman terong terdapat lima kolam budidaya ikan lele dan patin. Terdiri dari 2 kolam persegi dan 3 kolam bundar. Semuanya menggunakan sistem budidaya bioflok. Ada juga rencana pemanfaatan ruang halaman belakang yang masih belum terisi.

Kesemua hal tersebut, menurut Kikis, bertujuan sebagai media pembelajaran. Bagi masyarakat Kebasen, maupun untuk BKAD sendiri. Dari usaha-usaha tersebut akan banyak yang bisa dipelajari. Mulai dari pengadaan, pemeliharaan hingga pemasarannya.

Memiliki dua jenis usaha, yakni unit dana bergulir dan usaha bersama. Memiliki mitra-mitra usaha, juga memanfaatkan halaman belakang kantornya sendiri. Pernah mengadakan Pulkam Fest (pernah ditulis di sini). Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Kebasen adalah paket lengkap pembelajaran dari hulu ke hilir untuk semua kalangan.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *