Blogger Banyumas di Bumi Cendrawasih Papua

Blogger Banyumas di Papua

Seperti sebelumnya tahun 2014 di Majalengka, dan 2015 di Belitung Timur, kali ini juga Komunitas Blogger Banyumas diundang ke  Festival Desa TIK (Festival Destika) di Kabupaten Jayapura, Papua. Festival Destika dilangsungkan selama 3 hari pada tanggal 28 – 30 September 2016. Bertempat di tepi Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, selama tiga hari desa-desa dari berbagai propinsi di Indonesia, berkumpul dan bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Selama berlangsungnya acara, masyarakat kampung-kampung (sebutan desa di Papua) sangat terlihat antusiasmenya. Ribuan masyarakat Papua dari berbagai kalangan (mulai dari SMP, hingga para tetua adat), dengan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara. Dimulai dari pembukaan oleh Menteri Kemendesa, Eko Putro Sandjojo hingga ditutup oleh Septriana Tangkary, Direktur Aptika Kominfo.

Secara keseluruhan, Festival Destika berisi kegiatan kuliah umum yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan kelas-kelas pelatihan. Tidak ketinggalan pagelaran kesenian-kesenian khas Papua selama acara. Kesemuanya itu diikuti dengan semangat oleh warga dan perwakilan kampung-kampung di Papua.

Menurut Rizkial, dosen USTJ (Universitas Sains dan Teknologi Jayapura), antusias warga Papua pada TIK bermuara pada satu tujuan. Yaitu dapat mengikuti perkembangan jaman dan dengan TIK, Papua ingin dapat menyuarakan dirinya sendiri.

Blogger Banyumas di Papua
Kepala Kampung Yakonde (kanan) dan Kepala Desa Dermaji, Banyumas

Hal ini memang terlihat ketika Blogger Banyumas diajak untuk menikmati makan malam papeda di Kampung Yakonde. Kepala Kampung Yakonde bertutur, meski dia SD saja tidak lulus, tapi dia selalu mendukung upaya apapun untuk memajukan kampungnya. Termasuk mendorong kampung Yakonde untuk memiliki website. Usaha itu tidak sia-sia, website Kampung Yakonde menjadi salah satu penerima “Desa.id Awards” dari PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia).

Festival Destika 2016  di Jayapura benar-benar sesuai tagline-nya :

“Tong Pu Kampung Bersuara untuk Indonesia”.

Blogger Banyumas di Papua

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *