Juguran Blogger 2019 Tour de Banyumas

juguran blogger indonesia 2019

Purwokerto, – Sabtu, 27 Juni 2019. Hari kedua Juguran Blogger Indonesia 2019. Setelah sehari sebelumnya, tetamu blogger datang dari berbagai kota, dijamu makan malam di Gyudaq BBQ Purwokerto dan istirahat semalam di hotel Grand Karlita Purwokerto.

Seusai menikmati sarapan di hotel Grand Karlita Purwokerto, sambil mengenakan kaos  Juguran Blogger persembahan dari Qwords.com, peserta berkumpul di lobi hotel. Menunggu jemputan dari Toyota Nasmoco Purwokerto. Toyota Nasmoco Purwokerto – Purbalingga ikut mensupport 5 kendaraan Toyota-nya untuk membawa 22 blogger buat tour de Banyumas.

Tour pertama ke Desa Kalibagor, kecamatan Kalibagor, Banyumas. Bertempat di komplek wisata Lorong Blothong, ada dua acara Juguran Blogger diselenggarakan di sini. Pertama, Seminar Literasi Digital untuk pemuda dan pelajar Kalibagor. Diselenggarakan oleh Tim Literasi Digital Kementrian Kominfo Republik Indonesia, sebagai bagian support untuk acara Juguran Blogger.

Kedua, para blogger diajak untuk menyusuri Lorong Blothong. Wahana lorong sepanjang 80 meter, eks-pembuangan limbah pabrik gula jaman Belanda. Wahana wisata yang baru diresmikan Mei 2019 ini membawa semangat warga sekitar untuk ikut serta menambah wahana lain disekitarnya. Jadilah kemudian ada taman keluarga, istana balon, bahkan kolam renang anak. Selain itu, warga juga bersemangat untuk mencat tembok-temboknya untuk dilukis beragam gambar.

Cerita selengkapnya bisa dibaca di blog Si Klimis ini.

Setelah menyusuri Lorong Blothong, tetamu blogger dipersilakan untuk mengikuti acara pembukaan dan penyambutan Seminar Literasi Digital. Ketika seminar dimulai, para peserta Juguran Blogger dipersilakan untuk pindah ruang, untuk melukis payung kertas khas Kalibagor.

juguran blogger melukis payung kertas kalibagor banyumas

Kerajinan payung kertas di Kalibagor telah ada sejak tahun 1940. Meski sudah semakin tergerus jaman, Pemdes Kalibagor terus berupaya untuk mempertahankan eksistensi kerajinan khas desa ini. Salah satunya adalah mempersilakan para blogger untuk mencoba melukis di payung kertas. Dengan harapan para blogger turut mempromosikan kegiatan ini. Juga sebagai uji coba alternatif kegiatan wisata Lorong Blothong.

Masih menggunakan armada Toyota Nasmoco Purwokerto, rombongan blogger kemudian meluncur ke resto Ikan Dewa, Cilongok. Peserta Juguran Blogger diajak makan siang di sini.

juguran blogger di resto ikan dewa cilongok banyumas

Restoran yang tepatnya ada di desa Karang Tengah ini diberi nama sesuai dengan menunya, Ikan Dewa. Disebut Ikan Dewa karena kelangkaannya, sehingga di salah satu daerah Jawa Barat dilindungi hukum adat untuk tidak mengkonsumsinya, demi menjaga kelestariannya. Sedangkan di resto ini, selain disajikan sebagai menu, juga ada tempat untuk budidaya ikan dewa atau kancra atau tor soro ini. Selain itu, resto Ikan Dewa juga membuka paket pelatihan budidaya Ikan Dewa untuk umum. Sehingga ketersediaan ikan dewa ini selalu terjamin, meski harus ditebus dengan harga mahal. Yaitu Rp. 100 ribu / ons, sedangkan 1 ekornya minimal 1 kg (alias siap-siap merogoh kocek minimal 1 juta untuk 1 ekor hidangan ikan dewa bakar, pepes atau sop).

Jadi wajar kan, kalau peserta Juguran Blogger kali ini belum dapat kesempatan mencicipi si ikan yang berharga dewa ini 😀

juguran blogger di resto ikan dewa cilongok banyumas

Resto ini mengusung konsep resto alam. Menawarkan menikmati menu tradisional dengan pemandangan alam pedesaan. Lengkap dengan sawah dan petani yang memang sedang menggarap sawahnya di sekitar resto.

Puas di resto Ikan Dewa, para blogger bergeser ke Kopi Lo.Lana Langgongsari, Cilongok. Hal yang langsung menyita perhatian adalah kedai kopi ini berada di tengah-tengah kebun pepaya.

Menempati bangunan bambu semi-permanen, ini adalah kedai kopi kedua milik Heri Lo.Lana, demikian biasa dipanggil. Lo.Lana yang pertama buka di Kelurahan Grendeng, daerah kampus Unsoed Purwokerto. Kedai kopi kedua Lo.Lana ini diproyeksikan oleh Heri Lo.Lana untuk memberdayakan petani muda desa Langgongsari untuk budidaya kopi. Juga untuk tempat berkumpul berbagai komunitas.

juguran blogger komunitas cukil di kopi langgongsari
Komunitas Cukil demo sablon kaos di Lo.Lana Kopi Langgongsari, Cilongok

Seperti ketika rombongan blogger, Toyota Nasmoco Purwokerto, dan Qwords datang ke sana, sedanga ada komunitas foto dan komunitas cukil. Cukil sendiri adalah teknik sablon kain yang merupakan cikal bakal teknik sablon modern.

Jadilah kemudian rombongan Juguran Blogger ini membentuk kelompok-kelompok kecil. Ada yang mewawancarai Heri pemilik Lo.Lana, melihat praktek sablon cukil, atau sekedar mengobrol santai menikmati kesejukan suasana kebun. Apapun aktifitas yang dipilih, semuanya dilakukan sambil menikmati kopi, pecel, cimplung (ketela yang direbus dengan air nira), dan tentu saja mendoan hangat.

juguran blogger di lo lana kopi langgongsari cilongok
Menanam pohon kopi di Lo.Lana Kopi Langgongsari sebagai kenangan Juguran Blogger 2019

Sebagai kenang-kenangan, para blogger diajak untuk menanam pohon kopi di antara pepohonan kebun pepaya.

Mendekati senja, saatnya naik mobil masing-masing untuk diantar terakhir kalinya oleh Toyota Nasmoco Purwokerto ke tempat peristirahatan malam kedua, di Baturraden Adventure Forest.

Nantikan cerita Juguran Blogger Indonesia 2019 selanjutnya dari Baturraden Adventure Forest.

===================

Serial tulisan Juguran Blogger Indonesia 2019:

  1. Juguran Blogger 2019 Malam Pertamanya di Hotel Grand Karlita Purwokerto
  2. Juguran Blogger 2019 Tour de Banyumas

Author: Blogger Banyumas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *