Undangan KolaborAsyiik Penutup Gebyar Asyiiik 2015

kolaborasyiik 2015 pengrajin dan seniman penutup gebyar asyiiik

Kali ini Blogger Banyumas diundang ke acara KolaborAsyiiik 2015 sebagai penutup rangkaian acara Pasar Asyiik dan Gebyar Asyiiik 2015.  KolaborAsyiiik 2015 dilangsungkan selama tiga hari di Jakarta. Mulai tanggal 6 sampai 8 November 2015. Menggunakan kereta api, hari Kamis 5 November 2015 berangkat bersama Sudaryanto (55) pengrajin Sandal Bandol dan Imam (25) wartawan Radar Banyumas. Sesampainya di Ibu Kota, bertemu undangan lain, para pengrajin dan media dari berbagai kota. Diantaranya, pengrajin batu dari Trowulan, pengrajin kain ikat kepala dari Blitar, pengrajin batik Pekalongan, pengrajin bambu Tangerang, hingga pengrajin karung goni dari Sukabumi. Sedangkan undangan media selain dari Purwokerto, juga hadir dari Malang, Surabaya, Semarang dan Bandung.

Jumat, 6 November 2015. Bertempat di Locanda Food Voyager, Senayan. Para pengrajin dan media undangan dipertemukan untuk berdiskusi dengan CEO Brodo Yukka Herlanda, Wawan Teamlo, serta tim solusiukm.detik.com. Acara ini merupakan ajang untuk bertukar pikiran mengenai strategi membaca peluang dan bagaimana memaksimalkan potensi untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Sabtu, 7 November 2015. Dilangsungkan di Demang Resto, Sarinah. Kali ini para pengrajin dipertemukan dengan blogger-blogger senior. Acara ini menjadi kesempatan bagi pengrajin untuk bercerita produknya untuk diamplifikasi oleh para blogger yang telah memiliki posisi di berbagai media, sosial media maupun hasil mesin pencari. Menjadi salah satu bentuk kolaborasi sumber berita dengan para penyampai berita.

kolaborasyiik 2015 pengrajin dan seniman penutup gebyar asyiiik

Minggu, 8 November 2015. Sebagai puncak acara KolaborAsyiiik 2015, disajikan Gelar Budaya Baratayuda. Digelar di Gedung Pewayangan Kautaman kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMI). Gelar budaya ini berintikan pertunjukan wayang orang yang dipadukan dengan kesenian dari berbagai daerah. Perpaduan wayang orang dengan Reog Ponorogo, Sisingaan Subang Jawa Barat. Demikian juga dengan musikalitasnya. Karawitan dipadukan dengan musik Reog, Sisingaan, dan Kreasi Musik Sampah (Kresipah) Jakarta.

Menariknya, semua unsur tersebut diramu hanya dalam empat hari. Terhitung sejak Kamis 5 November 2015, seniman-seniman ini baru saja bertemu untuk pertamakalinya. Mereka langsung saja berlatih mengejar tenggat waktu di hari Minggu. Karena profesionalitas masing-masing seniman menjadikan saat pementasan dapat menampilkan pagelaran budaya yang apik dan megah.

Menutup KolaborAsyiiik 2015, Karel Anderson salah seorang pegiat komunitas mengatakan, “Cukup banyak teman baru
yang ditemui oleh komunitas lokal yang tergabung dalam KolaborAsyiiik tahun ini. Semoga megahnya panggung Baratayuda dapat semakin memperluas cakrawala teman-teman mengenai potensi yang dimiliki, sekaligus mendorong perkembangan potensi tersebut
untuk menggapai peluang yang lebih luas dalam ikatan pertemanan yang semakin kuat.”

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *