Cerita Purwokerto Suka Ngopi

komunitas purwokerto suka ngopi

Ini adalah cerita dari Komunitas Purwokerto Suka Ngopi yang baru saja menggelar acara perdananya :

“Kami hanya ingin menanamkan budaya ngopi di Purwokerto, memperkenalkan biji-biji kopi dari tiap daerah yang ada di Indonesia, juga goal kami adalah dapat membentuk Komunitas Pecinta Kopi; entah bagi barista-barista di Purwokerto, atau pengusaha-pengusaha yang berkecimpung dalam dunia perkopian, juga bagi masyarakat pada umumnya yang ingin tahu dan lebih mengenal tentang kopi, yang tanpa sadar sudah kami beri nama PURWOKERTO SUKA NGOPI.”

Acara ini sebenarnya kami adakan untuk memperingati International Coffee Day yang dicanangkan pada tanggal 1 Oktober 2015. Tapi, kami mencoba menggali lebih dalam tujuan acara ini, hingga akhirnya muncullah tujuan kami seperti tersebut diatas. Dengan tema “Nubruk Bareng”, kami pun sepakat untuk memperkenalkan teknik seduh kopi; TUBRUK, cara menyeduh kopi yang sudah cukup melekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Tepat pada tanggal 18 Oktober 2015 pukul 15.00 di depan gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman, kami mulai nyeduh. Awalnya, tidak cukup banyak masyarakat yang datang. Sampai membuat kami sedikit pesimis kalau masyarakat Purwokerto tidak begitu antusias dengan minuman berwarna hitam pekat ini. Tapi ternyata kami salah. Semakin sorenya hari, semakin banyak masyarakat yang mulai bermunculan datang. Antusias masyarakat pun terlihat ketika mereka cukup penasaran dengan biji kopi apa yang digunakan, yang kemudian berlanjut dengan tanya jawab/diskusi ringan seputar dunia kopi. Bahkan, ada pula yang ingin belajar menyeduh sendiri.

komunitas purwokerto suka ngopi

Edukasi yang kami berikan memang singkat, karena edukasi yang kami berikan hanyalah disela-sela obrolan ringan. Tapi kami sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dikarenakan kami pun sadar kurangnya persiapan acara ini.

Acara terus berlanjut bahkan sampai pukul 18.30. Penerangan di tempat kami pun menjadi sangat kurang karena gelap mulai datang. Hingga akhirnya pukul 19.00 kami memutuskan untuk mengakhiri acara. Memang masih ada beberapa orang yang menikmati kopinya. Tapi, mereka tidak langsung pergi begitu saja. Kami mengajak mereka untuk ngobrol ringan bersama kami.

Secara menyeluruh, acara ini dapat dikatakan sukses sebagai acara pertama sebuah komunitas yang belum resmi berdiri. Semoga ke depannya, kami dapat kembali mengadakan acara seperti ini lagi, dan mendapat antusias lebih dari masyarakat. Dan kami pun juga berharap agar Komunitas Purwokerto Suka Ngopi ini dapat segera terbentuk secara resmi.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *