Desa Melung, kecamatan Kedungbanteng, Banyumas kembali mendapatkan bantuan. Kali ini Melung menjadi salah satu dari lima penerima CAP (Community Access Point) dari Kemkominfo.
Desa yang terletak di lereng Gunung Selamet ini mendapatkan 7 PC dan 1 Server, 1 set proyektor dan layar, dan kamera DSLR. Semuanya diharapkan untuk dimanfaatkan oleh warga Melung.
Dengan maksud tidak sekedar hanya menerima bantuan, salah satu wilayah pelopor Gerakan Desa Membangun (GDM) ini berinisiatif untuk mengadakan “Festival Desa TIK Melung”. Acara ini diselenggarakan Kamis – Jumat, 29-30 Agustus 2013 di desa Melung.

Satu minggu sebelumnya, bantuan CAP ini telah dimanfaatkan oleh ibu-ibu PKK Melung untuk belajar menulis dan internet didampingi oleh Komunitas Blogger Banyumas.
Pada hari H pelaksanaan , acara dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Aswin Sasongko. Selanjutnya hari pertama Festival Desa TIK diisi oleh pengenalan GDM yang merupakan gerakan sosial berbasis dari desa. Selain itu juga saling berbagi antar desa yang telah datang dari berbagai daerah, baik dari Banyumas maupun luar Banyumas. Selain itu juga ada pameran produk desa yang digelar di lapangan samping Balai Desa Melung tempat berlangsungnya acara dengan tagar #festikdesa tersebut.

Hari kedua Festival Desa TIK dipusatkan di SD dan SMP Melung. Kelas yang bertempat di SD membahas Internet Sehat dan Aman menyasar peserta pelajar. Sedang kelas yang bertempat di SMP, membahas tentang kebijakan desa dan sebuah sistem untuk memantau harga pasar yang sedang dikembangkan oleh GDM.

Setelah Shalat Jumat dan istirahat siang, kedua kelas digabung menjadi satu untuk mengikuti materi jurnalistik bersama Liliek Dharmawan, wartawan senior Media Indonesia. Acara ditutup oleh pemaparan pentingnya memakai domain Indonesia (.id) oleh salah satu ketua Pandi (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), Sigit Widodo.
Maka berakhir sudah festival yang mampu menghadirkan beragam kalangan di desa berakun twitter @desamelung. Desa yang telah 3/4 wilayahnya tercover oleh wifi. Sebuah festival yang memang dari desa untuk membangun Indonesia.
Maju terus!!
Assalamu’alaikum wr wb
Ayo maju terus para pemuda. Sungguh saya mengapresiasi kinerja para blogger, yang tidak saja berperan aktif mengembangkan dan bergerak terus membangun kemandirian desa.
Mari membangun bersama.
Wassalamu’alaikum wr wb
Wah unik nih untuk di review oleh Radio Pemuda FM, salam kenal ya 🙂